Hutan Hujan are...

The Present Member

placeholder image

Voice

Iwan Ruby

Satu-satunya personel asli yang tersisa semenjak Hutan Hujan terbentuk Juli 2016 silam dan dia juga yang mencetuskan nama Hutan Hujan digunakan sebagai nama band. Awalnya Iwan Ruby hanya bermain gitar di Hutan Hujan. Namun dikarenakan saat proses pembuatan materi lagu di album pertama banyak dinyanyikan oleh Iwan, posisi pengisi suara berlanjut sampai sekarang. Aktivitas belakang layar Hutan Hujan juga banyak dikerjakan di workshopnya (Sembrani Production) mulai dari sekedar nongkrong sampai beberapa proses rekaman serta pendistribusian kekaryaan. Mulanya Hutan Hujan hanya band side project buat Iwan Ruby, karena diawal terbentuknya Hutan Hujan dia juga sedang mengerjakan project band superegonya (Colderra) tapi karena Hutan Hujan lebih mudah untuk diterima di khalayak musik akhirnya Hutan Hujan menjadi prioritasnya.

Instagram
placeholder image

Voice

Maria Titin

Berawal dari menjadi anggota team dalam choir grup dan beberapa band entertainment di Kota Malang, wanita bersuara alto ini memulai pengalaman bermusiknya. Berbekal pengalaman tersebut pecinta semur kentang ini memutuskan bergabung dengan Hutan Hujan setelah diajak oleh Iwan Ruby pada bulan Juni 2018 lalu. Hingga saat ini paduan suara Maria Titin dan Iwan Ruby lah yang bertaut mesra menghiasi karya-karya Hutan Hujan.

Instagram
placeholder image

Keys

Sigit Prasetio

Sebagai penggiat seni digital multi-media, Sigit Prasetio sudah malang melintang sebagai behind the scene artist di beberapa band besar Malang seperti Nganchuk Crew dan Os Tribe membidangi Audio Visual. Sejak 2018, Iwan Ruby mengajaknya bergabung ke Hutan Hujan sebagai pemain keyboard. Saat ini divisi teknis, penulisan lagu, aransemen  dan video musik band berada di bawah supervisi kreatifnya.

Instagram
placeholder image

Bass

Indra Zulkarnain

Memulai karir bermusiknya dari beberapa band underground, saat ini juga berposisi sebagai bassist di band metal Fallen To Pieces. Pada awalnya Indra adalah pemilik label yang merilis album pertama Hutan Hujan. Karena ada tantangan untuk bermain di band yg lebih kalem dari musik sebelumnya, maka Indra mengiyakan ajakan Iwan untuk mengisi posisi pemain bass. Hutan Hujan adalah band pop-folk pertamanya.

Instagram
placeholder image

Drum

Andre Suparno

Andre Suparno atau lebih dikenal dengan Andre Port, telah berkecimpung dengan dunia musik band indie selama kurang lebih 16 tahun. Mengawali karir sebagai Tukang Foto & Video untuk beberapa Indie Band di Malang, termasuk juga Hutan Hujan, yang mana di suatu waktu membawanya menjadi Drummer terhitung sejak 2018 dan terus berproses secara musikal bersama Hutan Hujan sampai saat ini. Fakta menariknya, Andre dan Edy adalah rekan satu band Sigit sejak SMA.

Instagram
placeholder image

Guitar

Edy Priono

Edy, Sigit & Andre adalah sahabat karib dan sejatinya rekan satu band selama kurang lebih 16 tahun. Berawal dari kebutuhan Hutan Hujan akan seorang sosok soundman, Edy diminta untuk memberanikan diri mengisi bagian tersebut. Berbekal pengalamannya di penjualan alat musik dan sound sistem, tak butuh waktu lama ketika gitaris utama Hutan Hujan mengundurkan diri, maka Edy adalah incaran pertama Sigit untuk mengisi kekosongan gitaris. Sejak 2019, Edy merupakan gitaris Hutan Hujan sekaligus rekan kerja di sektor teknis dan aransemen.

Instagram

Get The Music

AlbumSingle

Follow Us

InstagramFacebook

Connect